Tampilkan postingan dengan label Pantun Bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun Bijak. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juni 2010

0

Software Massal Sms

Software Sms Massal Centre

Dear my prend,

Dapatkan download gratis demo software SMS multi fungsi. bagus banget, berguna untuk Bisnisman (bisnis apapun) yang ingin menerapkan teknologi SMS pada usahanya, Bisa juga diterapkan di sekolah untuk SMS info Sekolah, atau untuk SMS Jajak Pendapat, dll.



Harga


Untuk mengetahui harga, silakan kunjungi : www.mysmscenter.com

TUNGGU DULU,.........!!


Agar anda mendapat Potongan harga, Tunjukkan Kode ini : MSC47385655387438, Maka setiap anda akan MEMBELI, anda akan mendapatkan Potongan harga dari harga Asli-nya.


Plus gw kasih bonus nih "kupon diskon" 10%, untuk pemberlian software. siapa tau temen-temen ada yang minat beli versi lengkap software tsb, dengan kupon diskon ini bisa dapet potongan harga 10%!!

Kupon Diskon: MSC47385655387438

Kupon Diskon berlaku selamanya, jadi disimpen baik-baik ya. Mungkin hari ini belum jadi beli, kapan-kapan bisa anda gunakan.

Semoga bermanfaat,.....

Dab semoga Bisnis anda Lancar,.....!!

































Read the rest of this entry -»

Jumat, 04 Desember 2009

5

Prinsip Perempuan Bijak

Prinsip Perempuan Bijak Menyelamatkan Bumi
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari mengatakan, dalam perannya sebagai pendidik, perempuan dapat mendidik anak-anaknya dan masyarakat sekitarnya untuk mencintai lingkungan. Hal ini dapat dimulai dengan mengajak mereka menanam dan memelihara pohon serta mendidik anak-anak tidak mengganggu dan membunuh binatang.

“Juga mengajarkan penghematan pemakaian sumber daya rumah tangga, seperti air, energi untuk memasak, energi penerangan, dan alat rumah tangga lain. Termasuk menyadarkan anak dan masyarakat untuk mengurangi pemakaian zat polutan dan lain sebagainya,” kata Linda Amalia Sari pada peluncuran buku State of World Population 2009, Kamis (19/11) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Linda menjelaskan, banyak perempuan Indonesia yang mampu menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki lingkungan yang kritis, bahkan beberapa di antaranya telah mendapat penghargaan Kalpataru. Sebagai contoh, pemenang Kalpataru tahun 2002 untuk kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Ibu Endang Maryatun. Selain itu, Ir Tri Mumpuni menciptakan Energi Listrik Mikrohidro dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, yang merupakan pemenang Kalpataru tahun 2005.

Juga ada Katrina Koni, seorag ibu yang berhasil menghijaukan lahan kritis dengan tanaman kayu-kayuan di Dusun Pokapaka, Desa Malimada, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Menurut Menneg PP dan PA, perempuan pada dasarnya mempunyai dasar kehidupan untuk beradaptasi dan bermitigasi untuk memelihara. Selain itu, sebagian besar perempuan masih menyimpan kearifan lokal yang diwariskan nenek moyangnya. Karena itu, mereka adalah aset penting bagi pemberdayaan, pemeliharaan, dan pencegahan lingkungan dari kerusakan.

Dalam menyikapi pemanasan global, keseimbangan bumi, dan lingkungan hijau, ada 10 prinsip bijak perempuan untuk menyelamatkan Bumi. Pertama, perlakukan tanah secara bijak, bangun rumah di lahan perumahan yang tidak merusak hutan. dan jangan mengubah lahan pertanian menjadi hunian, pabrik, ataupun mal.

Kedua, tingkatkan kualitas hidup. Kendalikan pertumbuhan penduduk dan kurangi hidup boros. Ketiga, budayakan prinsip 3R, yaitu reduce atau kurangi penggunaan benda sekali pakai buang, reuse atau manfaatkan air limbah menjadi air bersih, dan recycle yang berarti daur ulang sampah menjadi kompos.

Keempat, hemat energi. Gunakan energi alam matahari, angin, air, energi bio dari tanaman atau kotoran binatang, serta gunakan listrik atau alat elektronik seperlunya.

Kelima, hemat air. Gunakan air bersih secukupnya, jangan biarkan air terbuang dan buat resapan air.

Keenam, transportasi yang efisien. Kurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk menurunkan gas CO2 yang memicu pemanasan global.

Ketujuh, tanam pohon untuk menyerap CO2. Di setiap rumah, minimal ada dua pohon di pejarangan atau di dalam pot agar udara bersih dan sehat. Kedelapan, kelola sampah menjadi berkah dan bermanfaat. Sampah dipisah. Sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik didaur ulang.

Kesembilan, hindari tas plastik. Sebagai ganti, pakai tas kain untuk belanja atau membawa makanan dengan serbet kain atau tempat makanan yang dapat dipakai lagi.

Kesepuluh, hindari pemakaian bahan kimia karena bahan kimia dapat mencemari tanah. Gunakan pewarna alami atau gunakan ampas kelapa untuk mengepel.
*Sumber : Kompas.Com

Read the rest of this entry -»

Selasa, 24 November 2009

0

Sintesis

Sintesis
Sintesis Material
Kimia memiliki banyak aspek, tetapi ada tiga daerah umum: studi struktur
material, studi reaksi material, dan sintesis material. Dulunya dianggap bahwa
sintesis lebih dan tidak terlalu teoritis empiris bila dibandingkan dengan studi
struktur dan reaksi.

Namun, dengan berkembangnya struktur dan reaksi, sintesis juga perlahan menjadi lebih berlandaskan teori dan tersistematisasi. Di bab ini kita akan secara sekilas melihat perkembangan terbaru sintesis modern. Bab ini diharapkan dapat memberikan pengenalan tentang peran penting sintesis dalam kimia modern.

Lahirnya konsep sintesis
Salah satu tujuan utama kimia adalah menciptakan material penting, atau sintesis material. Dari zaman alkemi, tujuan ini adalah tujuan terpenting yang akan dicapai. Tidak mudah untuk mencapai tujuan ini. Alkemi menyumbangkan karyanya pada lahirnya kimia modern dengan berbagi teknik eksperimen dan alat yang dikembangkannya.

Teknik semacam refluks dan distilasi adalah prestasi dari kerja alkemi. Namun bagi alkemi prestasi ini bukan yang mereka cari. Mereka tidak pernah mencapai tujuan utama yang mereka canangkan mensintesis emas, walaupun beberapa mereka melaporkan kesuksesan itu. Alasan kegagalannya jelas. Kerja mereka berdasarkan atas hipotesis yang salah: teori empat unsur Aristoteles (Bab 1).

Target mereka, emas, adalah unsur, tetapi mereka menganggap sejenis
senyawa dan menganggap senyawa yang mereka cari dapat diperoleh dengan mencampurkan
empat unsur dalam proporsi yang tepat. Konsep sintesis modern lahir setelah teori atom lahir dan struktur molekul dielusidasi berdasarkan teori atom.

Situasi semacam ini akhirnya dicapai di pertengahan abad 19. Teori valensi Kekulé dan
Couper diusulkan sekitar tahun 1858. Tidak semua kimiawan pada waktu itu siap menggunakan teori valensi Kekulé , yang dicirikan dengan penggunaan ikatan antar atom. Konsep valensi masih kabur, dan beberapa kimiawan menganggap valensi tidak lebih dari proporsi berbagai jenis atom dalam molekul.

Kimiawan Rusia Aleksandr Mikhailovich Butlerov (1828-1886) dengan semangat mendukung
teori Kekulé-Couper dan mendeklarasikan bahwa satu dan hanya satu rumus kimia yang berkaitan dengan satu senyawa dan atom-atom dalam molekul diikat satu sama lain sesuai dengan teori ikatan valensi, serta menolak asumsi umum bahwa atom tersusun secara acak dalam molekul.


Read the rest of this entry -»

Selasa, 03 November 2009

0

Produk SMART Telecom

Produk SMART Telecom

Anda dapat melakukan pembelian produk-produk smart yang terdiri dari netBook, Wireless Router, USB Modem, Hape Modem, Hape Reguler dan Voucher Pulsa smart. Dengan pembelian produk tersebut , anda dapat menikmati internet kecepatan tinggi dengan harga murah



Emmmm......lumayan bukan..!!!
Segera dapatkan.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, KLIK Banner Di Bawah ini :



Produk SMART Telecom

=======
* GRATISs..Blackberry, iPhone, Nokia N96, dll..Segera Daftar GRaTiss... Klik Disini

Read the rest of this entry -»

Selasa, 08 September 2009

0

Panembahan Senopati Sutowijoyo

Panembahan Senopati Sutowijoyo

Disadur dari buku Babad Tanah Kendal karya Ahmad Hamam Rochani,

Panembahan Senopati, Raden Bagus Danang Sutowijoyo adalah putera sulung Ki Pemanahan. Kalau dirunut pada silsilah, Prabu Brawijaya pada perkawinannya dengan Dewi Wandan (wanita yang berkulit kehitam-hitaman) melahirkan Ki Bondan Kejawan yang kemudian memperistri Nyai Nawangsih putera Ki Gede Tarub dan melahirkan Ki Ageng Getas Pendowo atau Syekh Ngabdullah dan seorang puteri (dinikahkan dengan Ki Ageng Ngerang). Ki Ageng Getas Pendowo memiliki 6 putera, Ki Ageng Selo, Nyai Ageng Pakis, Nyai Ageng Purno, Nyai Ageng Wanglu, Nyai Ageng Bokong, dan Nyai Ageng Adibaya. Keturunan Ki Ageng Selo, dari 7 hanya satu yang laki-laki yaitu Ki Ageng Ngenis yang kemudian berputera Ki Ageng Pemanahan yang selanjutnya melahirkan Sutowijoyo.

Sesuai pesan ayahnya, Ki Pemanahan dan restu sultan Pajang, Sutowijoyo menggantikan ayahnya sebagai pembesar atau Panembahan Mataram. Seperti dikatakan oleh Panembahan Giri dan Kanjeng Sunan Kalijaga, keturunan Ki Pemanahan kelak akan menjadi raja aung yang meguasai tanah Jawa. Sebagaimana ayahnya, Sutowijoyo selalu mencari kebenaran tentang dua ramalan nujum dua orang sesepuh itu.

Menjelang tengah malam Suutowijoyo keluar dari istana dengan diserta lima orang pengawalnya menuju ke Lipuro. Dan selanjutnya ia tidur di atas kumuloso, sebuah batu hitam yang halus permukaannya. Kepergiannya membuat kaget Ki Juru Mertani (paman dari ibu) karena tidak menemukannya di rumah. Namun, Ki Juru mengetahui dan hafal kemana putranya kemenakannya pergi. Setibanya di Lipuro, didapati Sutowijoyo sedang tidur pulas, kemudian dibangunlah Sutowijoyo dengan berucap: "Tole, bangunlah!. Katanya ingin menjadi raja, mengapa enak-enak tidur saja". Tiba-tiba dilihat Ki Juru Mertani ada sebuah bintang sebesar buah kelapa yang masih utuh terletak di kepala Sutowijoyo, kemudian ia membangunkannya. "Tole, bangunlah segera. Yang bersinar di atas kepalamu seperti bulan itu apa?". Bintang itu menjawab seperti manusia: "Ketahuilah, aku ini bintang memberi khabar kepadamu, maksudmu bersemedi dengan khusyuk, meminta kepada Tuhan yang Mahakuasa, sekarang sudah diterima oleh-Nya.

Yang kamu minta diizinkan, kamu akan menjadi raja menguasai tanah Jawa, turun sampai anak cucumu, akan menjadi raja di Mataram tiada bandingnya. Sangat ditakuti oleh lawan, kaya dengan emas dan permata. Kelak buyutmu yang menjadi raja di Mataram, negara kemudian pecah. Sering terjadi gerhana matahari, gunung meletus, hujan abu atau lumpur. Itu pertanda akan rusak". Setelah berkata demikian bintang itu lalu menghilang. Sutowijoyo berkata dalam hati "permohonanku sudah dikabulkan oleh Tuhan., niatku menjadi raja menggantikan kanjeng Sultan (Pajang), turun sampai anka cucuku, sebagai pelita tanah Jawa, orang tanah Jawa semuanya tunduk".

Lain halnya dengan Ki Juru Mertani, ia mengetahui apa yang dipikirkan putra kemenakannya itu, kemudian ia bertutur lembut. "Senopati, kamu jangan berfikir sombong, memastikan barang yang belum tentu terjadi. Itu tidak benar. Jika kamu percaya pada omongan bintang, itu kamu salah. Sebab itu namanya suara ghaib, boleh benar boleh bohong. Tidak dapat ditangkap seperti lidah manusia, dan kelak jika kamu benar-benar berperang melawan orang Pajang, tentu bintang itu tidak bisa kamu tagih atau kamu minta pertolongannya.Tidak salah jika aku dan kamu menjadi raja Mataram dan kalah dalam perangnya, tidak luput juga menjadi tawanan".

Mendengar perkataan pamannya, Senopati akhirnya sadar, dan tidak lupa minta maaf. Dan selanjutnya Senopati berkata "Paman, bagaimana petunjuk paman, saya akan menurut. Diumpamakan saya adalah sebuah perahu dan paman adalah kemudinya". Selanjutnya Ki Juru Mertani bertutur, "Tole, kalau kau sudah menurut, mari kita memohon lagi kepada TUhan, semua yang sulit mudah-mudahan bisa dimudahkan. Mari kita membagi tugas. Kamu pergi ke laut selatan dan aku akan pergi ke Gunung Merapi, Meneges kepada Tuhan. Mari kita berangkat".

Keduanya berpisah sesuai kesepakatan. Sutowijoyo berangkat ke laut kidul melalui kali Opak (Ompak) menghanyutkan diri hingga sampai laut kidul, bertapa seperti yang biasa dilakukan oleh ayahnya, Ki Pemanahan. Istana laut kidul geger, hawa di laut kidul memanas.Air laut kidul memanas membuat seisi laut ribut. Seluruh penghuninya terkena hawa panas karena cipta dan rasa Senopati Sutowijoyo yang mengheningkan cipta dengan membaca doa.

Ratu laut kidul keluar dari istananya, dan melihat dunia luar. Ia tidak melihat apa-apa kecuali seorang pemeuda yang berdiri mematung dengan mengheningkan cipta. Ratu laut kidul langsung menuju ke arah pemuda itu, dan langsung bersujud dan meminta belas kasihan kepada pemuda itu, yang tidk lain Senopati Sutowijoyo.

"Silahkan tuan menghilangkan kesedihan hati paduka supaya segera hilang adanya huru-hara ini, dan segera kembali kerusakan-kerusakan yang terjadi pada isi laut. Tuan, kasihanilah hamba, karena laut ini saya yang menjaga. Bahwa apa yang tuan mohon telah dikabulkan oleh Tuhan, sekarang sudah terkabul. Paduka dan turun paduka akan menjadi raja, memerintah tanah Jawa tidak saingannya. Seluruh jin dan peri semuanya tunduk pada paduka. Apabila kelak paduka mendapat musuh, semuanya akan membantu. Sekehendak paduka, mereka menurut saja. Karena paduka pendiri (cikal bakal) raja Tanah Jawa ini".

Mulailah hubungan Senopati Sutowijoyo dengan Ratu laut kidul. Berhari-hari Senopati berada di laut kidul bersama sang ratunya. Terucap oleh Senopati, "Seandainya Mataram mendapat musuh, siapa yang akan memberi tahu ratu kidul? orang mataram tidak ada yang bisa melihat Ratu Laut Kidul". "Itu soal gampang saja. Jika paduka membutuhkan saya, dan hendak memanggil saya, sedakep mengheningkan cipta kemudian menghadap ke angkasa. Tentu hamba akan segera datang dengan membawa prajurit lengkpa dengan perlengkapan perang",jawab Ratu Laut Kidul.

Setelah itu Senopati minta diri untuk kembali ke Mataram. Senopati muncul dari dalam air dan jalan di atas laut seperti halnya orang berjalan di darat yang halus. Tetapi betapa kagetnya ketika sudah sampai pada tepi Parangtritis, ia melihat Kanjeng Sunan Kalijaga sidah ada di tempat itu. Senopati menuju ke tempat Sunan Kalijaga dan melakukan tafakur, dan minta maaf atas tindakannya yang berjalan di atas air dan tidak basah.

Kanjeng Sunan Kalijaga bersabda, "Senopati hentikan kamu memamerkan kesaktian dengan berjalan di atas air dan tidak. Itu namanya tindakan seorang yang kibir (sombong). Para wali tidak mau memakai cara yang demikian itu, karena akan mendapat murka dari Tuhan. Jika kamu ingin selamanya menjadi raja, berjalanlah seperti sebenarnya orang berjalan. Mari ke Mataram, saya ingin melihat rumahmu".

===========




Read the rest of this entry -»

Jumat, 28 Agustus 2009

18

Pantun-Pantun Bijak, Warisan Budaya Nenek Moyang Kita

Pantun-Pantun Bijak, Warisan Budaya Nenek Moyang Kita

Berikut ini kawan, pantun yang mungkin udah lama kita denger. Semoga aja bermanfaat bagi anda semua. Semoga pantun ini tidak diklaim sebagai milik Malaysia.


Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian


Kehulu memotong pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian


Kerat kerat kayu diladang
Hendak dibuat hulu cangkul
Berapa berat mata memandang
Barat lagi bahu memikul


Harapkan untung menggamit
Kain dibadan didedahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan


Pohon pepaya didalam semak
Pohon manggis sebasar lengan
Kawan tertawa memang banyak
Kawan menangis diharap jangan.

Yuk Kita budayan negeri kita dengan budaya yang santun dan damai.

Salam Cak Sun...



Read the rest of this entry -»